Apa.
Apa yang harus kukatakan.
Bagaimana.
Bagaimana seharusnya kukatakan.
Mengapa.
Mengapa harus aku berkata.
"Diam," kata hujan.
"Berisik sekali hatimu yang kacau-bersuara parau."
Aku masih berdiri.
Berdiri saja terdiam.
Napasku kian memburu : terperanjat.
Masihkah kau sediakan tempat untukku?
April, 27th
Saiqoh Dianah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar